🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Hadapi Pola Komunikasi Publik yang Kian Dinamis, Katim HDI Kemenag Sulsel Beri Solusi

Sengkang (Kemenag Wajo) — Menghadapi pola komunikasi publik yang kian dinamis, humas instansi pemerintah tidak lagi sekadar menjadi “tukang foto”, tetapi bertransformasi sebagai pengelola narasi strategis. Hal ini ditegaskan Ketua Tim HDI Kanwil Kemenag Sulsel, Mawardi Siradj, dalam Bimtek Kehumasan di Aula Kantor Kemenag Wajo, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Wajo, Muhammad Subhan, didampingi Kasubag TU, Abd. Hafid, serta diikuti seluruh kontributor humas KUA dan Madrasah se-Kabupaten Wajo.

Menurut Mawardi, perubahan pola komunikasi masyarakat yang sangat cepat membuat informasi negatif lebih mudah viral dibandingkan konten positif. Karena itu, humas harus mampu membaca ritme publik sekaligus menyusun strategi komunikasi yang adaptif.

Di tengah arus informasi yang begitu cepat, isu negatif kerap lebih mudah menyita perhatian publik dibandingkan kabar positif.  Di sinilah humas harus hadir sebagai penyeimbang dengan menyajikan informasi yang akurat, menarik, dan berbasis data,” tegasnya.

Sebagai solusi, Mawardi menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pengelolaan konten. Humas tidak cukup hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi harus memastikan setiap informasi yang dipublikasikan memiliki nilai strategis dalam membangun reputasi lembaga.

Ia juga mendorong kolaborasi aktif seluruh satuan kerja agar penyebaran informasi resmi dapat dilakukan secara masif dan terintegrasi.

“Humas tidak boleh bekerja sendiri seperti pemadam kebakaran saat isu muncul. Dibutuhkan sinergi dan kesadaran bersama untuk menjaga citra lembaga. Itulah benteng pertahanan kita yang sesungguhnya,” pungkasnya. (jo)