Wajo (Humas Kemenag) — Kepercayaan memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Wajo menjadi pengalaman berkesan bagi Wapia D., S.H, staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belawa.
Wapia mengaku merasa bangga sekaligus terharu atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin upacara pada momentum penting tersebut. Di balik rasa bangga itu, ia juga merasakan gugup dan tegang karena tanggung jawab besar berada di hadapan banyak peserta serta memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan tertib dan lancar.
“Awalnya tentu ada rasa gugup dan tegang, karena tanggung jawabnya besar. Saya berdiri di depan banyak peserta dan harus memastikan seluruh proses upacara berjalan sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Namun, seiring berjalannya upacara, rasa gugup tersebut perlahan berubah menjadi keyakinan. Hingga rangkaian upacara berakhir, Wapia merasakan kelegaan dan kepuasan tersendiri karena mampu menyelesaikan tugas dengan baik.
“Setelah upacara selesai, saya merasa lega dan puas. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan saya lupakan,” tambahnya.
Bagi Wapia, kesempatan memimpin upacara HAB ke-80 bukan hanya tentang menjalankan tugas seremonial, tetapi juga menjadi pembelajaran penting tentang tanggung jawab, kepercayaan diri, dan pengabdian sebagai aparatur Kementerian Agama.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi, khususnya bagi perempuan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wajo, untuk terus berani mengambil peran, mengembangkan kapasitas diri, serta berkontribusi aktif dalam setiap kesempatan pengabdian. (jo/nrl)