Wajo (Humas Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional pada Senin, 19 Januari 2026, di halaman Kantor Kemenag Wajo.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wajo sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen kinerja di awal tahun 2026.
Upacara tersebut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Wajo, Kepala KUA, para penghulu, penyuluh agama, kepala madrasah negeri dan swasta, serta seluruh ASN Kantor Kemenag Wajo.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo H. Muhammad Subhan, menegaskan bahwa saat ini seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Wajo telah berstatus ASN, baik PNS maupun PPPK. Kondisi ini menjadi wujud penataan kelembagaan sekaligus tanggung jawab bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, tidak ada lagi tenaga honorer di instansi pemerintah. Seluruh ASN kini berdiri sejajar dengan tanggung jawab yang sama untuk menjaga integritas dan profesionalisme,” ujarnya.
Kakan Kemenag Wajo juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja dan berbagai prestasi yang diraih sepanjang tahun 2025, termasuk suksesnya pelaksanaan rangkaian Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di tingkat kabupaten dan provinsi. Ia menilai kegiatan tersebut berhasil memperkuat kebersamaan dan semangat kolektif ASN.
Memasuki tahun 2026, ia mengajak seluruh unit kerja untuk mengawali tugas dengan niat tulus dan semangat kolaborasi. Perencanaan kegiatan dan anggaran tahun 2026, kata dia, telah disusun secara terukur melalui pembahasan bersama seluruh kepala satuan kerja dan pengelola keuangan, lengkap dengan timeline kegiatan selama satu tahun.
“Target kinerja dan penyerapan anggaran harus dicapai secara bertahap hingga 100 persen pada akhir tahun. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, target tersebut insyaallah dapat tercapai,” tegasnya.
Selain kinerja, Kepala Kantor juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kerja sebagai bagian dari budaya kerja Kementerian Agama. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan berdampak positif terhadap kenyamanan serta produktivitas ASN.
Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh ASN Kemenag Wajo untuk terus menjaga kedisiplinan, memperkuat kolaborasi, dan membangun semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan keagamaan dan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.