Sengkang (Kemenag Wajo) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo terus menggenjot persiapan jelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang akan digelar pada 10–18 April 2026 di Kabupaten Maros.
Percepatan itu ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Wajo, Muhammad Subhan, pada Kamis, 2 April 2026.
MTQ tahun ini akan diawali dengan pembukaan resmi pada 12 April 2026 di Lapangan Pallantikang Maros. Sementara rangkaian lomba dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 April dengan mempertandingkan 11 cabang lomba.
Dalam arahannya, Muhammad Subhan menekankan bahwa keikutsertaan Wajo tidak boleh sekadar formalitas. Seluruh unsur diminta bekerja terukur dan berbasis hasil, terutama dalam menyiapkan stan pameran yang akan menjadi wajah daerah di arena MTQ.
“Pameran harus memberi kesan kuat. Ini tentang bagaimana Wajo tampil dengan identitas dan kualitas yang bisa bersaing,” ujarnya.
Kemenag Wajo mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, KUA, penyuluh agama, hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP). Penyiapan stan, jadwal penjagaan berbasis kecamatan, hingga pemilihan produk unggulan daerah menjadi bagian yang diprioritaskan.
Di sisi lain, kesiapan kafilah juga diperketat. Aspek akomodasi, konsumsi, serta kebutuhan pendukung lainnya diminta diselesaikan lebih awal guna memastikan seluruh peserta dapat fokus pada perlombaan.
Dengan waktu yang semakin terbatas, seluruh tim diminta bergerak cepat dan solid. Kabupaten Wajo ditargetkan tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu tampil maksimal dan memberi kontribusi nyata dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Pameran dan partisipasi kafilah diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengangkat citra Kabupaten Wajo di tingkat provinsi.