Sengkang (Kemenag Wajo) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo mulai menyusun skema pelaksanaan kurban tahun ini melalui rapat yang digelar di Aula Kemenag Wajo, Rabu (29/4/2026).
Sejumlah poin teknis mengemuka dalam rapat tersebut, mulai dari biaya, waktu pelaksanaan, hingga sistem distribusi daging kurban.
Untuk pelaksanaan, pola yang digunakan masih mengacu pada tahun sebelumnya, baik dari sisi penyembelihan maupun penyaluran.
Sementara itu, biaya kurban per orang disepakati sementara sebesar Rp2.050.000, sambil menunggu perkembangan harga hewan kurban di lapangan. Sebagai pembanding, biaya kurban di lingkungan As’adiyah berada di kisaran Rp2 juta per orang.
Kepala Kantor Kemenag Wajo, H. Muhammad Subhan, menyebut waktu penyembelihan kemungkinan dilaksanakan pada hari kedua atau ketiga setelah Idul Adha.
Hal ini mempertimbangkan keterlibatan sebagian pegawai yang juga menjadi panitia kurban di Pondok Pesantren As’adiyah dan di lingkungan Muhammadiyah.
“Untuk waktunya kita masih menunggu pengumuman resmi Idul Adha, dan diharapkan ada kesepakatan bersama,” ujarnya.
Lokasi penyembelihan dan pendistribusian sementara direncanakan tetap di Jalan Bali, Sengkang, yang merupakan rumah jabatan Kepala Kantor.
Sistem distribusi daging kurban juga masih menggunakan pola tahun lalu, namun diharapkan ada perbaikan, khususnya dalam hal pengemasan.
Rapat ini menjadi tahap awal, dengan pertemuan lanjutan akan kembali digelar untuk mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan kurban tahun ini.