🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

KUA Belawa Pilih Cara Unik Sambut Ramadan, Libatkan Anak PAUD dalam Gema Religi

Belawa (Kemenag Wajo) - Ada pemandangan berbeda di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belawa pada Selasa (10/03/2026). Jika biasanya kantor pemerintahan identik dengan suasana formal, hari itu riuh rendah suara anak-anak usia dini memenuhi Musholla Ikhlas Beramal. 

KUA Belawa memilih cara unik untuk menyemarakkan bulan suci melalui ajang "Gema Ramadan". Bukan melibatkan orang dewasa atau remaja, KUA Belawa justru menaruh fokus pada puluhan siswa dari jenjang RA, TK, KB, hingga PAUD se-Kecamatan Belawa. 

Langkah ini diambil sebagai strategi "jemput bola" dalam menanamkan karakter islami sejak usia emas.

Kepala KUA Kecamatan Belawa, Andi Ardiansyah menjelaskan bahwa melibatkan anak usia dini adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang cinta masjid. Melalui kompetisi yang menyenangkan, anak-anak diajak untuk mengenal agama tanpa rasa takut atau tertekan.

"Kami ingin Ramadan kali ini terasa membekas bagi mereka. Dengan melibatkan anak PAUD dan RA, kita sedang membangun fondasi keberanian dan kepercayaan diri mereka untuk tampil membawa identitas keislaman sejak dini," ujarnya di sela-sela kegiatan.

Pada hari pertama, suasana kompetisi berlangsung penuh antusias. Cabang lomba Adzan dan Doa Harian menjadi magnet utama. 

Meski beberapa peserta tampil dengan kepolosan khas anak-anak, kualitas hafalan dan keberanian mereka mendapat apresiasi luar biasa dari majelis penilai dan para orang tua yang hadir memberikan dukungan.

Kehadiran puluhan sekolah PAUD sederajat ini membuktikan bahwa KUA Belawa berhasil membangun sinergi yang kuat dengan lembaga pendidikan anak usia dini di wilayahnya.


Kegiatan unik ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Ramadan. Panitia telah menyiapkan berbagai cabang lomba yang disesuaikan dengan kemampuan motorik dan kognitif anak usia dini.

"Harapan kami sederhana namun mendalam: Ramadan menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an. Kami ingin KUA dikenal sebagai rumah yang ramah bagi semua kalangan, termasuk anak-anak kita ini," pungkas pihak panitia.

Kemeriahan hari pertama ini menjadi sinyal positif bahwa pendekatan unik yang dilakukan KUA Belawa sukses menghadirkan semangat religiusitas yang segar di tengah masyarakat.