Siwa (kemenag Wajo) — MIN 4 Wajo melaksanakan Ujian Madrasah (UM) berbasis Android Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan lancar dan tertib. Pelaksanaan ujian yang berlangsung sejak 4 hingga 9 Mei 2026 itu turut dipantau langsung oleh tim dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo.
Menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), para siswa mengikuti ujian melalui perangkat Android yang telah disiapkan panitia. Suasana ujian tampak lebih praktis dan modern dibanding pelaksanaan ujian konvensional berbasis kertas.
Sejak pagi, peserta didik hadir lebih awal dan langsung menempati ruang ujian masing-masing. Panitia dan guru juga aktif memastikan jaringan, perangkat, dan sistem berjalan tanpa kendala selama ujian berlangsung.
Kepala MIN 4 Wajo mengatakan penerapan ujian berbasis Android menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi pendidikan.
“Alhamdulillah pelaksanaan ujian berjalan lancar. Sistem digital ini membantu proses ujian menjadi lebih efektif dan tertib,” ujarnya.
Salah satu siswa mengaku lebih nyaman mengikuti ujian menggunakan sistem Android karena dianggap lebih mudah dan cepat.
“Lebih praktis karena jawabannya langsung tersimpan, jadi kami juga lebih fokus mengerjakan soal,” ungkapnya.
Sementara itu, tim pemantau dari Kemenag Wajo yang dipimpin Abd. Hafid menilai pelaksanaan ujian di MIN 4 Wajo sudah berjalan baik. Mulai dari kesiapan panitia, sarana pendukung, hingga pengawasan peserta dinilai telah sesuai prosedur.
Selain memantau ruang ujian, tim juga berdialog dengan pihak madrasah terkait pelaksanaan teknis dan penerapan sistem digital dalam ujian madrasah tahun ini.
Pelaksanaan UM berbasis Android tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus mendorong madrasah lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.