Sengkang (Kemenag Wajo) — Di balik amanah baru yang kini diemban sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo, tersimpan kisah panjang perjuangan dan pengabdian Dr. H. Muhammad Haderawi, S.Ag., M.Pd.I yang mungkin belum banyak diketahui publik. Perjalanan itu tidak dimulai dari ruang pimpinan, melainkan dari berbagai tugas pengabdian yang dijalani dengan penuh ketekunan dan keikhlasan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal sosok Muhammad Haderawi sejak masih berstatus mahasiswa. Menurutnya, perjalanan karier yang dijalani Haderawi merupakan bukti bahwa kesungguhan dalam mengabdi akan menemukan jalannya sendiri.
“Saya mengenal beliau sejak masih mahasiswa. Beliau adalah sosok pekerja keras yang meniti karier dari bawah hingga mencapai posisi saat ini,” ungkap Muhammad Subhan saat kegiatan pelepasan dan rapat koordinasi di Aula Kantor Kemenag Wajo.
Salah satu kisah yang membekas dalam perjalanan hidupnya adalah ketika dipercaya menjadi sopir pribadi almarhum H. Abd. Karim Jafar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo periode 1977–1990. Dari tugas yang dijalani dengan penuh tanggung jawab tersebut, ia banyak belajar tentang kedisiplinan, keteladanan, keikhlasan melayani, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Beliau pernah mendampingi almarhum H. Abd. Karim Jafar dalam berbagai aktivitas kedinasan. Dari situlah banyak pelajaran tentang adab, pengabdian, dan kepemimpinan yang beliau dapatkan,” ujar Muhammad Subhan.
Perjalanan pengabdiannya kemudian berlanjut sebagai guru madrasah sebelum diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara. Berkat dedikasi dan kemampuannya, ia dipercaya memimpin madrasah sebagai kepala sekolah dan menorehkan berbagai capaian yang membanggakan.
Setelah itu, Haderawi melanjutkan pengabdian di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo sebagai staf hingga akhirnya mendapat amanah sebagai Penyelenggara Zakat dan Wakaf.
Di bidang zakat dan wakaf, kiprahnya mendapat perhatian luas. Berbagai inovasi dan program yang dijalankan bersama berbagai pihak turut mengangkat nama Kabupaten Wajo sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam pengelolaan zakat dan pengembangan wakaf produktif.
Perjalanan dari seorang pendamping pimpinan, guru, kepala madrasah, staf kantor, hingga Penyelenggara Zakat dan Wakaf menjadi bekal berharga sebelum akhirnya dipercaya mengemban amanah yang lebih besar sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palopo.
Bagi banyak rekan kerjanya, Muhammad Haderawi dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, dan memiliki komitmen kuat terhadap tugas. Keberhasilan yang diraihnya hari ini menjadi bukti bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses panjang pengabdian yang dijalani dengan kesungguhan, kesabaran, dan ketulusan.
Kini, amanah baru telah menanti di Kota Palopo. Namun perjalanan panjang yang ditempuhnya akan selalu menjadi inspirasi bahwa setiap langkah pengabdian, sekecil apa pun, memiliki nilai dan makna yang dapat mengantarkan seseorang menuju kepercayaan yang lebih besar. (jo)