Sengkang Kemenag Wajo) — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus digelorakan di Kabupaten Wajo melalui kegiatan Tebar Harapan Ramadan (THR) yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026. Dalam aksi sosial ini, sebanyak 3.340 bingkisan berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, dengan rincian 350 bingkisan dari Kemenag Wajo, 2.930 bingkisan dari Baznas, dan 60 bingkisan dari WIZ. Ribuan paket ini kemudian disalurkan kepada dhuafa, muallaf, serta masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Wajo.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memperbanyak gerakan kebaikan selama bulan suci Ramadan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan Ramadan yang penuh makna dengan menebar harapan dan kebahagiaan bagi sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Wajo, Haderawi, menjelaskan bahwa kegiatan Tebar Harapan Ramadan (THR) 1447 H merupakan gerakan nasional serentak yang diluncurkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada Maret 2026.
Menurutnya, program ini bertujuan menyalurkan bingkisan atau sembako kepada dhuafa, muallaf, dan masyarakat yang membutuhkan sekaligus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang menargetkan penyaluran jutaan paket zakat fitrah di seluruh Indonesia, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Andi Cakunu, yang turut memberikan dukungan terhadap gerakan sosial tersebut. Kehadirannya menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat kepedulian sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan di bulan Ramadan.
Melalui kolaborasi berbagai lembaga dan semangat berbagi di bulan Ramadan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Wajo.