🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Awali Tahun Ajaran Baru, Kemenag Wajo Instruksikan Madrasah Ciptakan Lingkungan Belajar Aman

Sengkang (Kemenag Wajo) – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh kepala madrasah dan guru. Ia menekankan bahwa sekolah harus bertransformasi menjadi ruang yang benar-benar aman, nyaman, dan ramah anak, jauh dari segala bentuk kekerasan.

Subhan menegaskan, penyambutan siswa di hari pertama sekolah tidak boleh hanya menjadi seremoni formalitas belaka. Sebaliknya, setiap madrasah wajib membangun budaya pendidikan yang mengedepankan kepedulian serta perlindungan hak anak.

"Madrasah dan pondok pesantren harus menjadi tempat yang membuat peserta didik merasa aman, nyaman, dan bahagia. Ini adalah hak setiap anak agar mereka bisa bertumbuh dan mengembangkan potensinya tanpa dihantui rasa takut," ujar Subhan, Senin (13/7/2026).

Dalam arahannya, Subhan merinci bahwa lingkungan yang aman mencakup proteksi terhadap segala jenis kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun perundungan di ruang digital. Ia juga mendorong penerapan nilai-nilai 'Kurikulum Cinta' sebagai fondasi interaksi di lingkungan pendidikan.

Untuk memastikan instruksi ini tidak sekadar menjadi imbauan di atas kertas, Kemenag Wajo telah menugaskan para pengawas madrasah untuk melakukan monitoring ketat. Pengawas diminta untuk memverifikasi dan memberikan pendampingan berkelanjutan kepada pihak madrasah agar implementasi lingkungan belajar ramah anak berjalan konsisten di lapangan.

"Kita berkomitmen penuh untuk menghapus segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Kami ingin madrasah di Wajo benar-benar menjadi tempat yang membahagiakan bagi siswa dalam menuntut ilmu," pungkasnya.