🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Di Balik Pengajian di Pammana, Ada Ilmu yang Jarang Dipelajari Masyarakat

Pammana (Kemenag Wajo) – Pengajian umumnya identik dengan penyampaian materi keagamaan dan penguatan spiritual. Namun, ada hal berbeda yang terlihat dalam kegiatan Pengajian dan Silaturahmi Majelis Taklim Khaerunnisa Sarasa yang digelar di Masjid Nurul Huda Sarasa, Kelurahan Pammana, Rabu (10/6/2026).

Selain menjadi ajang silaturahmi dan pembinaan keagamaan, kegiatan hasil kolaborasi antara Majelis Taklim Khaerunnisa Sarasa, KUA Kecamatan Pammana, BKMT Kabupaten Wajo, dan Pemerintah Kelurahan Pammana tersebut juga menghadirkan pelatihan perawatan jenazah, sebuah pengetahuan keagamaan yang penting namun belum banyak dipahami secara mendalam oleh masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota Majelis Taklim Khaerunnisa Sarasa, jajaran KUA Kecamatan Pammana, para Penyuluh Agama Islam, serta unsur Pemerintah Kelurahan Pammana. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan masyarakat.

Kepala KUA Pammana, Asgar menegaskan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Menurutnya, pembinaan keagamaan perlu dikemas secara beragam agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Kelurahan Pammana memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Materi perawatan jenazah yang disampaikan oleh narasumber dari BKMT Kabupaten Wajo menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta. Selain membahas tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam, peserta juga memperoleh pemahaman praktis mengenai pelaksanaan fardu kifayah yang sering dijumpai dalam kehidupan bermasyarakat.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang berkembang selama kegiatan berlangsung. Bagi sebagian peserta, materi tersebut menjadi pengalaman belajar yang berharga karena memberikan bekal pengetahuan yang dapat diterapkan ketika dibutuhkan di tengah masyarakat.

Seluruh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pammana turut berperan aktif dalam mendampingi dan menyukseskan kegiatan. Keterlibatan mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemahaman fardu kifayah semakin meningkat. Selain mempererat silaturahmi, pengajian juga dapat menjadi ruang belajar yang menghadirkan ilmu-ilmu keagamaan praktis dan bermanfaat bagi kehidupan umat.