Sengkang (Kemenag Wajo) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di berbagai titik lingkungan kantor, terutama area taman dan ruang terbuka hijau, pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bentuk implementasi program ekoteologi yang terus digalakkan Kementerian Agama.
Tidak sekadar menjadi agenda rutin, kegiatan tersebut merupakan upaya nyata membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan nilai keagamaan yang harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari.
Sejak pagi, para pegawai terlihat bergotong royong membersihkan taman, memangkas tanaman yang mulai rimbun, mengumpulkan sampah, serta menata kembali sejumlah sudut lingkungan kantor agar lebih rapi dan nyaman. Area taman menjadi fokus utama karena selain berfungsi sebagai ruang hijau, juga menjadi wajah kantor yang mencerminkan budaya kerja dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, menegaskan bahwa konsep ekoteologi tidak boleh berhenti pada tataran pemahaman atau diskusi semata, tetapi harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang dapat dirasakan manfaatnya.
“Menjaga lingkungan adalah bagian dari amanah yang harus dijalankan bersama. Karena itu, implementasi ekoteologi harus terlihat dalam perilaku dan budaya kerja sehari-hari, termasuk melalui kegiatan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan kantor,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan asri tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pegawai dan masyarakat yang datang mendapatkan layanan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bahwa nilai-nilai agama memiliki keterkaitan erat dengan upaya pelestarian alam.
Program ekoteologi sendiri menjadi salah satu prioritas Kementerian Agama dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui berbagai kegiatan, termasuk gerakan kebersihan lingkungan, diharapkan tercipta perubahan pola pikir dan perilaku yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan Jumat Bersih di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo ini sekaligus menunjukkan bahwa implementasi ekoteologi dapat dimulai dari langkah sederhana, namun dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh unsur pegawai. Dengan demikian, lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau tidak hanya menjadi target sesaat, tetapi menjadi budaya yang terus terpelihara dalam kehidupan kerja sehari-hari.