Belawa (Kemenag Wajo) — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di MAN Wajo pada 2 Mei 2026 disulap menjadi panggung inspirasi yang memadukan penghargaan bagi guru, ekspresi kebhinekaan melalui busana adat, serta ajang unjuk bakat siswa, sebagai upaya menanamkan nilai karakter, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan madrasah.
Suasana Hardiknas di MAN Wajo tahun ini tampak berbeda dari biasanya. Tidak sekadar upacara seremonial, kegiatan dirancang lebih hidup dan partisipatif dengan menghadirkan berbagai rangkaian yang sarat makna edukatif.
Seluruh peserta upacara tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran ragam busana tersebut menjadi simbol nyata kebhinekaan yang diinternalisasikan dalam proses pendidikan. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memahami keberagaman secara teori, tetapi juga mengalaminya secara langsung sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Momentum Hardiknas juga dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan “Guru Inspirasi” kepada Abdul Wahid Hasyim atas dedikasi dan kontribusinya dalam dunia pendidikan. Ia sekaligus bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya pendidikan dalam membentuk karakter, integritas, dan tanggung jawab generasi muda.
Tak hanya itu, siswa turut menunjukkan kemampuan terbaik mereka melalui lomba “Ranking 1” dan storytelling. Kedua ajang ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengasah daya nalar, memperkuat kompetensi akademik, serta meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan komunikasi.
Kepala madrasah, Nur Asia Jamal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang lebih holistik. Menurutnya, integrasi antara nilai budaya, penguatan akademik, dan apresiasi terhadap guru menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Melalui konsep yang lebih kreatif dan bermakna, Hardiknas di MAN Wajo tahun ini menunjukkan bahwa peringatan hari besar pendidikan dapat menjadi ruang aktualisasi nilai sekaligus panggung inspirasi bagi seluruh warga madrasah—guru maupun siswa.