đź”— Portal Layanan Kemenag RI Buka

Jaga Kredibilitas Madrasah, Kemenag Wajo Tekankan Ketepatan Data Ijazah

Sengkang (Kemenag Wajo) – Upaya menjaga kredibilitas madrasah terus diperkuat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo melalui Rapat Koordinasi Pendidikan Madrasah yang digelar di Aula Kemenag Wajo, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Wajo Muhammad Subhan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Abdul Azis, para pengawas madrasah, seluruh kepala madrasah dari jenjang RA, MI, MTs, hingga MA, serta operator dan admin pengelola data madrasah se-Kabupaten Wajo.

Mengawali kegiatan, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Abdul Azis menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses pencetakan ijazah. Ia mengingatkan bahwa seluruh tahapan, mulai dari pengecekan data hingga proses cetak, harus dilakukan secara cermat.

“Pastikan dilakukan uji coba cetak menggunakan kertas biasa sebelum menggunakan blangko resmi. Ini untuk menghindari kesalahan yang tidak diinginkan,” tekannya.

Ia juga mengingatkan bahwa data yang telah terkunci dalam sistem tidak dapat diperbaiki kembali, sehingga setiap madrasah diminta memastikan validitas data sejak awal.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Wajo Muhammad Subhan dalam arahannya menegaskan bahwa ketepatan data ijazah merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.

“Ijazah adalah dokumen negara, tidak boleh ada kesalahan sekecil apa pun. Ketelitian adalah kunci,” tegasnya.

Muhammad Subhan juga memberikan apresiasi kepada para operator madrasah yang dinilai berhasil berkontribusi dalam menjadikan Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan pengelolaan data EMIS tercepat dan terbaik di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa peran guru dan tenaga kependidikan tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga sebagai pendamping dalam mengembangkan potensi peserta didik, baik secara intelektual maupun spiritual.

Dalam rapat tersebut juga dibahas petunjuk teknis pencetakan ijazah berbasis aplikasi serta penguatan tata kelola data madrasah. Seluruh peserta diharapkan dapat memahami dan menerapkan prosedur yang telah ditetapkan agar proses penerbitan ijazah berjalan lancar tanpa kendala.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Wajo menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap ijazah yang diterbitkan memiliki data yang akurat, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjaga kredibilitas madrasah di tengah masyarakat.