🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Jajal Ajang Inovasi Daerah, Sinergi KKG PAI Tiga Kecamatan Buktikan Kualitas Guru Agama Wajo

Sidrap (Kemenag Wajo) — Kolaborasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) lintas Kecamatan Pammana, Bola, dan Takkalalla menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan mutu pendidikan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang dirangkaikan dengan Family Gathering di Taman Wisata Puncak Bila, Kabupaten Sidrap, Jumat (9/10/2026) malam.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Muhammad Subhan, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Hamzah Alias, Koordinator Wilayah, jajaran pengawas bina PAI, serta para pengurus dan anggota KKG PAI dari ketiga kecamatan.

Pengawas PAI pada SD se-Kecamatan Takkalalla dan Kecamatan Pammana, Fahmi, mengapresiasi tingginya soliditas para guru binaan yang mampu menyatukan tiga kecamatan dalam satu wadah kebersamaan. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi keluarga besar GPAI, tetapi juga ruang refleksi untuk memastikan hak-hak kesejahteraan guru selaras dengan etos pengabdian di ruang kelas.

"Silaturahmi dan kebersamaan ini menjadi modal utama kita dalam bergerak. Melalui evaluasi berkala, kita me-review kembali pelaksanaan tugas serta pemenuhan hak tunjangan agar para guru terus termotivasi memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita," tegas Fahmi di hadapan forum.

Komitmen peningkatan mutu tersebut dibuktikan secara konkret dengan langkah KKG PAI menjajal ajang Lomba Inovasi Daerah tahun ini. Mengusung tema optimalisasi sinergi KKG dalam penerapan konsep pembelajaran mendalam (deep learning), para guru PAI berikhtiar menghadirkan terobosan pembelajaran yang lebih bermakna dan aplikatif bagi peserta didik.

Di samping itu, peran strategis GPAI kian diperhitungkan di lingkungan pendidikan Kabupaten Wajo, terbukti dari banyaknya guru binaan yang kini dipercaya mengemban tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) kepala sekolah di satuan pendidikan masing-masing.

Fahmi bersama jajaran KKG juga memanfaatkan momentum ini untuk berkoordinasi langsung dengan pihak Seksi PAIS Kemenag Wajo terkait dinamika regulasi di lapangan, khususnya penataan distribusi jam mengajar bagi sekolah yang memiliki lebih dari satu guru PAI bersertifikasi.

Melalui sinergi yang terus dirawat secara konsisten setiap bulan, KKG PAI Pammana, Bola, dan Takkalalla membuktikan bahwa guru pendidikan agama Islam tidak hanya tertib dalam administrasi profesi, tetapi juga adaptif, berprestasi, dan siap menjadi motor penggerak inovasi pendidikan di Kabupaten Wajo.