🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Kakankemenag Wajo Apresiasi Visi Besar Nasaruddin Umar untuk As’adiyah

Sengkang (Kemenag Wajo)  — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, mengapresiasi visi besar yang disampaikan Menteri Agama RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, AG. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, dalam kunjungannya ke Kampus III As’adiyah Macanang, Kabupaten Wajo. Jum’at (12/06/2026)

Menurut Muhammad Subhan, berbagai rencana pengembangan yang dipaparkan Prof. Nasaruddin Umar menunjukkan komitmen kuat untuk membawa As’adiyah menjadi lembaga pendidikan Islam yang semakin maju, mandiri, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

“Visi yang disampaikan Anre Gurutta Prof. Nasaruddin Umar bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana As’adiyah dipersiapkan menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan, dan kemaslahatan umat di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam rapat pimpinan Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah, Prof. Nasaruddin Umar memaparkan sejumlah rencana strategis, di antaranya pengembangan fasilitas penginapan bagi tamu dan orang tua santri, pembangunan fasilitas bagi santri kurang mampu, pengembangan kawasan hijau dan taman edukasi, hingga pemanfaatan kawasan pesantren sebagai destinasi wisata berbasis pendidikan.

Selain itu, Kampus Lapongkoda direncanakan menjadi pusat layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit, sementara pengembangan pendidikan tinggi berbasis pertanian dan perkebunan juga menjadi bagian dari agenda besar pengembangan As’adiyah ke depan.

Muhammad Subhan menilai langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pendidikan Islam yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran keagamaan, tetapi juga penguatan kemandirian ekonomi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi pesan-pesan yang disampaikan Menteri Agama kepada para santri, khususnya tentang pentingnya menjaga lingkungan, mencintai alam, serta membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual.

“Nilai-nilai yang disampaikan beliau sangat relevan bagi generasi muda. Santri tidak hanya didorong untuk unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.


Muhammad Subhan berharap seluruh elemen As’adiyah dapat bersinergi mewujudkan berbagai program pengembangan yang telah direncanakan sehingga manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya oleh keluarga besar As’adiyah, tetapi juga masyarakat Kabupaten Wajo dan Sulawesi Selatan secara luas.

Kunjungan Menteri Agama RI tersebut turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan H. Ali Yafid, serta dihadiri jajaran Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah dan pimpinan satuan pendidikan lingkup As’adiyah