Sengkang (Kemenag Wajo) – Pengembangan hutan wakaf terus menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo sebagai bagian dari upaya mendorong pengelolaan wakaf yang lebih produktif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan Hutan Wakaf yang digelar di Ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Senin (6/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo Muhammad Subhan, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Wajo Amin Hasan, Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Zakat dan Wakaf Muhammad Adam, serta seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Wajo.
Rapat koordinasi difokuskan pada penguatan sinergi antar pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah pengembangan hutan wakaf di Kabupaten Wajo. Selain menjadi forum koordinasi, pertemuan ini juga membahas strategi pengelolaan wakaf produktif agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Keterlibatan jajaran KUA diharapkan dapat memperkuat pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan wakaf yang produktif dan berkelanjutan.
Pengembangan hutan wakaf juga menjadi bagian dari implementasi program Ekoteologi Kementerian Agama, yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, wakaf diharapkan tidak hanya memberikan manfaat keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, Kementerian Agama Kabupaten Wajo bersama Badan Wakaf Indonesia dan jajaran KUA berkomitmen memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan pengelolaan hutan wakaf yang terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi umat serta lingkungan.