Sengkang (Kemenag Wajo) – Madrasah di Kabupaten Wajo terus memperkuat layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar lebih mudah diakses masyarakat, seiring upaya peningkatan kualitas pengelolaan pendidikan.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan KKM dan KKG Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Belawa yang berlangsung di MIS As’adiyah 153 Macero, Kamis (16/4/2026).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Abdul Azis, menekankan pentingnya layanan PPDB yang lebih tertata dan mudah dijangkau, termasuk melalui pemanfaatan media digital.
Menurutnya, penggunaan platform sederhana dapat membantu mempermudah proses pendaftaran sekaligus mempercepat pengelolaan data calon peserta didik.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pemutakhiran data madrasah secara berkala sebagai dasar perencanaan dan pelaksanaan program, serta pengelolaan dana BOS yang tetap mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, menyoroti pentingnya penguatan kurikulum madrasah yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup peserta didik.
Ia menilai kurikulum idealnya mampu mendorong nilai-nilai karakter, termasuk konsep Panca Cinta, sekaligus membekali siswa dengan life skill yang relevan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perumusan kisi-kisi dan soal asesmen yang tepat, agar mampu mengukur secara akurat hasil dari proses belajar mengajar di madrasah.
Menurutnya, sinergi dan kolaborasi antar pihak menjadi kunci dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan.
“Dengan kolaborasi yang baik, pekerjaan akan terasa lebih ringan dan hasilnya bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Kementerian Agama Kabupaten Wajo juga membuka ruang komunikasi bagi kepala madrasah yang menghadapi kendala, baik melalui pengawas maupun langsung ke Seksi Pendidikan Madrasah, agar dapat segera ditindaklanjuti.
Upaya ini diharapkan mampu mendorong layanan pendidikan madrasah di Wajo menjadi lebih optimal, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.