đź”— Portal Layanan Kemenag RI Buka

Mudik Lewat Wajo? 46 Masjid dan Musala Ini Disiapkan Khusus untuk Pemudik!

Sengkang (Kemenag Wajo) – Menyambut arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo menyiapkan sebanyak 46 masjid dan musala ramah pemudik yang tersebar di berbagai kecamatan. Fasilitas ini disediakan sebagai tempat persinggahan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Wajo.

Program Masjid dan Musala Ramah Pemudik ini bertujuan memberikan kenyamanan bagi para musafir untuk beristirahat sejenak di tengah perjalanan. Selain dapat digunakan untuk melaksanakan salat, para pemudik juga dapat memanfaatkan area masjid sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Sejumlah fasilitas dasar turut disiapkan untuk menunjang kenyamanan para pemudik, seperti tempat berwudu yang bersih, ruang ibadah yang tertata, serta lingkungan masjid yang nyaman. Kehadiran masjid dan musala ramah pemudik ini diharapkan dapat membantu para pelintas perjalanan memulihkan tenaga sekaligus tetap menjaga ibadah selama perjalanan mudik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh selama momentum Idulfitri.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan masjid yang ramah, nyaman, dan terbuka bagi para musafir yang membutuhkan tempat singgah,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara Kemenag, Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan, pengurus masjid, serta masyarakat sekitar, diharapkan masjid dan musala yang telah disiapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pemudik.

Adapun 46 masjid dan musala ramah pemudik yang tersebar di Kabupaten Wajo adalah sebagai berikut:

Dengan adanya program ini, para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Wajo diharapkan dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman, aman, dan tetap menjaga kekhusyukan ibadah selama perjalanan menuju kampung halaman.