🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Tekankan Profesionalisme, Kakan Kemenag Wajo Soroti Peran Operator

Humas Kemenag Wajo — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan menegaskan pentingnya profesionalisme operator dalam mendukung kelancaran layanan dan sistem pendataan pendidikan keagamaan.

Hal tersebut disampaikannya pada kegiatan Sosialisasi Education Management Information System (EMIS) 4.0 Pondok Pesantren yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Kamis (29/01/26).


Dalam arahannya Muhammad Subhan menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi EMIS 4.0 sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia khususnya operator yang bertugas mengelola dan memutakhirkan data pesantren.




Ia menegaskan bahwa kendala teknis yang bersumber dari faktor operator tidak boleh menjadi alasan terhambatnya layanan dan proses pendataan.


“Kalau kendalanya di operator, ganti orangnya” tegas Muhammad Subhan.


Menurutnya setiap satuan pendidikan pesantren harus memastikan operator yang ditugaskan memiliki kompetensi komitmen serta tanggung jawab agar data yang disajikan akurat valid dan dapat dipertanggungjawabkan.


Muhammad Subhan menambahkan bahwa penerapan EMIS 4.0 merupakan bagian dari kebijakan nasional transformasi digital Kementerian Agama dalam rangka mewujudkan tata kelola data pendidikan keagamaan yang profesional efektif dan berkelanjutan.


Kementerian Agama Kabupaten Wajo berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pendampingan guna memastikan pelaksanaan EMIS 4.0 di lingkungan pondok pesantren berjalan optimal dan selaras dengan kebijakan pusat.


Kegiatan sosialisasi EMIS 4.0 Pondok Pesantren tersebut diikuti oleh pimpinan pondok pesantren dan operator EMIS se Kabupaten Wajo sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi pusat dan daerah dalam peningkatan kualitas tata kelola pendidikan pesantren. (nrl)