🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Haul ke-40 Yunus Martan Jadi Magnet Ribuan Santri, Menag RI dan Kemenag Wajo Hadir Perkuat Tradisi Keilmuan

Majauleng (Kemenag Wajo) – Tradisi keilmuan dan penghormatan kepada ulama kembali menghidupkan Kampus III Pondok Pesantren As’adiyah Macanang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, melalui Ngaji Perdana dan Haul ke-40 Yunus Martan, Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang dihadiri Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, ini mempertemukan ribuan santri, ulama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah untuk mengenang kontribusi Yunus Martan dalam membangun pendidikan pesantren sekaligus memperkuat estafet dakwah di Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, bersama jajaran turut mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi intelektual pesantren. Hadir pula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Ngaji Perdana menjadi ruang penguatan nilai-nilai keislaman yang diwariskan para ulama As’adiyah. Selain mengenang sosok Yunus Martan yang memimpin Pondok Pesantren As’adiyah pada periode 1961–1986, kegiatan ini juga mengajak generasi muda untuk terus menjadikan pesantren sebagai pusat pembinaan ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat.

Momentum haul ini sekaligus menegaskan bahwa warisan pemikiran dan perjuangan ulama tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi terus menjadi inspirasi dalam membangun pendidikan Islam yang moderat, berkarakter, dan relevan dengan perkembangan zaman.