🔗 Portal Layanan Kemenag RI Buka

Pesan Menohok Kakan Kemenag Wajo: Jangan Hanya Mengajar, Tapi Hadirkan Cinta

Bua (Kemenag Wajo) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan, menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang berlandaskan kasih sayang saat membuka Rapat Kerja MTs Negeri Wajo Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung di Bua, Kabupaten Luwu, pada 20–21 Juni 2026. Pesan tersebut disampaikan di hadapan seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, komite madrasah, serta pejabat Kementerian Agama sebagai arah yang harus menjadi pijakan dalam menyusun program kerja dan membangun budaya pelayanan menuju Zona Integritas.

Menurut Muhammad Subhan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan guru mentransfer pengetahuan, tetapi juga oleh kemampuan mereka menyentuh hati peserta didik. Ia mengingatkan bahwa ilmu yang diajarkan tidak akan terserap dengan baik apabila guru gagal membangun kedekatan emosional dengan siswanya.

“Ibarat mengisi air ke dalam botol, sampai kapan pun tidak akan terisi jika tutupnya belum dibuka. Begitu pula dengan siswa, bukalah hatinya dengan cinta, maka ilmu akan masuk dengan penuh keberkahan,” ujarnya.

Pesan tersebut, lanjutnya, menjadi penting di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks. Guru tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu menghadirkan suasana belajar yang nyaman, penuh empati, dan menumbuhkan karakter peserta didik.


Selain menekankan pendidikan yang humanis, Muhammad Subhan juga memberikan tantangan kepada MTsN Wajo yang kembali menjadi pilot project pembangunan Zona Integritas. Ia meminta seluruh warga madrasah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai bagian dari implementasi ekoteologi serta terus meningkatkan capaian akademik maupun nonakademik hingga tingkat nasional dan internasional.

Dengan penekanan pada pendidikan yang menyentuh hati dan budaya kerja yang berintegritas, MTsN Wajo diharapkan tidak hanya melahirkan peserta didik yang berprestasi, tetapi juga generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.