Pammana (Kemenag Wajo) – Dua keluarga mustahik di Kecamatan Pammana akhirnya memperoleh rumah yang lebih layak huni melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), hasil kolaborasi KUA Pammana, BAZNAS Kabupaten Wajo, dan UPZ Kecamatan Pammana. Bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (5/8/2026) di Desa Lempa dan Desa Tadangpalie sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program ini menyasar Nurliya, warga Dusun Ulugalung, Desa Lempa, serta Abd. Rasyid, warga Dusun Pattemarilaleng, Desa Tadangpalie. Melalui sinergi lintas lembaga, zakat tidak hanya disalurkan sebagai bantuan konsumtif, tetapi dioptimalkan menjadi solusi atas kebutuhan dasar masyarakat berupa hunian yang aman dan layak.
Mewakili Kepala KUA Pammana, Penyuluh Agama Islam Irvan Jaya menghadiri penyerahan bantuan berdasarkan undangan resmi BAZNAS Kabupaten Wajo. Kehadiran KUA Pammana menjadi bagian dari penguatan kolaborasi dalam memastikan program pemberdayaan berbasis zakat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Penyaluran bantuan turut melibatkan BAZNAS Kabupaten Wajo, Pemerintah Kecamatan Pammana, pemerintah desa, UPZ kecamatan dan desa, Babinsa, serta tokoh masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pengentasan persoalan sosial membutuhkan kerja sama yang terintegrasi, mulai dari penghimpunan hingga pendayagunaan zakat.
Irvan Jaya menilai Program Rumah Layak Huni BAZNAS menjadi contoh nyata bahwa pengelolaan zakat yang amanah dan profesional mampu menghadirkan perubahan yang dirasakan langsung oleh mustahik.
“Program Rumah Layak Huni BAZNAS menunjukkan bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan dasar masyarakat. KUA Pammana siap terus memperkuat kolaborasi bersama BAZNAS, UPZ, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat zakat semakin luas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Melalui program ini, kolaborasi antara KUA, BAZNAS, UPZ, dan pemerintah diharapkan terus diperkuat sehingga zakat tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi motor pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kesejahteraan umat di Kabupaten Wajo.